Pelatihan Media Ajar Digital di Ponpes Mandiri Bersemi

Pelatihan Media Ajar Digital di Ponpes Mandiri Bersemi

PASIR GEDE-Dosen dan mahasiswa program studi pendidikan bahasa Inggris dan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menggelar ‘Seminar dan Evaluasi Program Pengabdian Pada Masyarakat’, pada tanggal 12 Juli 2019.
Kegiatan berupa pelatihan media ajar digital di lingkungan Pondok Pesantren Mandiri Bersemi Cianjur. Acara merupakan rangkaian kegiatan hibah pengabdian pada masyarakat Ristekdikti yang didapatkan para dosen tersebut. 
Kegiatan ini didorong oleh kenyataan bahwa wajah pendidikan telah mengalami banyak perubahan seiring dengan perkembangan teknologi. Media ajar, model pembelajaran, hingga profil guru dan siswa di era yang kini dikenal sebagai era revolusi industri 4.0.
Hal itu jauh berbeda dengan era-era sebelumnya dan semua itu tidak lepas dari pengaruh teknologi yang seakan telah menjadi nafas kehidupan manusia saat ini. Akibat dari revolusi industri ini adalah munculnya reformasi dalam Pendidikan, yakni penggunanaan teknologi informasi dan komunikasi.
Universitas Suryakancana sebagai lembaga Pendidikan Tinggi tentunya merasa terpanggil untuk berkontribusi pada perbaikan kualitas guru, sehingga beberapa dosen dari FKIP Unsur ini berinisiatif untuk melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pelatihan media ajar digital di pondok pesantren Mandiri Bersemi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan revolusi indutri 4.0. 
Para guru yang terdiri dari 40 guru berbagai bidang studi mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pelatihan dari tim hibah PPM 2018 FKIP Universitas Suryakancana yang terdiri dari Nia Kurniawati, dosen prodi pendidikan bahasa Inggris dan Rani Sugiharni dosen prodi pendidikan matematika dibantu oleh sepuluh orang mahasiswa program studi pendidikan bahasa Inggris. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini berupa aplikasi yang dapat diintegrasikan pada pengajaran di kelas, seperti Powtoon, Kahoot, Padlet, Barcode Generator, Google Classroom, dan Canva.
Pimpinan Pondok Pesantren Mandiri Bersemi, H. Hilman Mawardi, M.Pd.  menuturkan bahwa pelatihan media ajar terutama media ajar digital masih sangat jarang dilakukan sehingga kegiatan pelatihan ini dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kompetensi guru di lingkungan pondok pesantren Mandiri Bersemi, terutama dalam penguasaan teknologi informasi sebagai media ajar di kelas.
“Para guru pun sangat antusias dan merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dan mengharapkan kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Pelatihan ini dilaksanakan selama 4 bulan terhitung dari bulan Maret hingga Juli 2019, dari mulai workshop hingga praktek penggunaan media ajar digital di kelas,” ungkapnya.(Nia Kurniawati dan Rani Sugiarni)