Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Magister Unsur Ke 17

Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Magister Unsur Ke 17


UNIVERSITAS Suryakancana (Unsur) kembali menganugerahkan ijazah kepada 747 orang lulusan sebagai sumberdaya manusia yang kompeten dan siap membangun dalam berbagai sektor di Kabupaten Cianjur dan daerah lainnya.
Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Magister Unsur Ke 17 Tahun Akademik 2017-2018 ini digelar di Grand Agra Hotel Ciloto, Cipanas, Cianjur, Kamis (18/10).
Hadir undangan Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Sekretaris Koordinatorat Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat dan Banten, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Wilayah Cianjur dan Bogor, Asisten Daerah (Asda) III Pemkab Cianjur, civitas akademika Unsur dan pihak lainnya.
Dari jumlah 747 wisudawan yang dibagi dalam dua shif pagi dan siang tersebut terdiri dari 58 orang lulusan bergelar Magister dan 689 orang lulusan bergelar Sarjana.
Dari 58 orang lulusan bergelar Magister, 36 orang lulusan bergelar Magister Ilmu Hukum dan 22 orang lulusan bergelar Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Selanjutnya dari 689 orang lulusan bergelar Sarjana, 129 orang lulusan bergelar Sarjana Hukum, 304 orang lulusan bergelar Sarjana Pendidikan, 56 orang lulusan bergelar Sarjana Pertanian, 131 orang lulusan bergelar Sarjana Teknik dan 11 orang lulusan bergelar Sarjana Pendidikan (MPI) dan 58 orang lulusan bergelar Sarjana Ekonomi Syariah.
"Unsur dari waktu ke waktu terus meningkatkan kualitas dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi maupun meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana," kata Rektor Unsur Prof Dr H Dwidja Priyatno dalam sambutan Wisuda.
Menurutnya, capaian yang telah diraih Unsur sampai dengan sekarang diantaranya, Akreditasi Program Studi yang terus meningkat. Hal itu terlihat dari tahun 2017 sampai 2018 ini ada 16 program studi yang ada di Unsur program strata 1 dan strata 2, satu program studi telah terakreditasi “A”, yaitu Program Studi Ilmu Hukum, sembilan program studi terakreditasi B, yaitu program Magister Ilmu Hukum, program Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Program Studi Agribisnis, Program Studi Agroteknologi, Program Studi Manajamen Pendidikan Islam dan Program Studi Ekonomi Syariah. Empat Program Studi sudah Terakreditasi C yang saat ini sedang proses pengajuan akreditasi.
Selain akreditasi program studi yang terus ditingkatkan, pada tahun ini juga Unsur telah dikunjungi Tim Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Alhamdulillah hasilnya sudah keluar. "Alhamdulillah hasil Akreditasi Perguruan Tinggi tahun 2018 yaitu “B” sesuai surat  Keputusan BAN-PT Nomor 204/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2018 tertanggal 2 Oktober 2018," ungkap Rektor.
Tidak mudah, ujar Rektor, untuk bisa meraih Akreditasi B karena banyak Perguruan Tinggi di Jawa Barat dan Banten meraih Akreditasi C sedangkan A untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) hanya tiga Perguruan Tinggi saja. "Maka Unsur dengan Akreditasi “B” sudah sejajar dengan Perguruan Tinggi lain yang lebih besar dan ini menandakan mutu Unsur tidak kalah dengan Perguruan Tinggi besar lainnya," terangnya.
Atas keberhasilan tersebut Unsur selalu mengacu pada Visi ”Pada Tahun 2031 Universitas Suryakancana Menjadi Perguruan Tinggi yang Berstandar Internasional, Unggul, Mandiri Dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta Mewujudkan Kesejahteraan Bagi Masyarakat”. Untuk mewujudkan Visi tersebut, menetapkan Misi yang akan dijalankan, yaitu salah satunya mengembangkan dan menyelenggarakan pendidikan tinggi berdasarkan kurikulum yang mengacu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan ASEAN Qualification Reference Framework.
Maka mengacu pada visi tersebut, dan serta menyikapi dinamika perubahan lingkungan strategis saat ini dan tiga tahun mendatang, pimpinan Rektorat Unsur dan seluruh pimpinan fakultas terus melakukan perbaikan berkesinambungan (continuous improvement) dalam pengelolaan program dan sumberdaya, terus mengawal perubahan serta menggulirkan transformasi Unsur menjadi perguruan tinggi yang otonom, akuntabel dan transparan. 
"Suatu hal yang perlu diperhatikan adalah tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Unsur. Hal ini diindikasikan dari tingginya minat masyarakat menempuh pendidikan tinggi di Unsur yang pada tahun ini saja menerima sebanyak 1.100 orang mahasiswa baru. Kepercayaan masyarakat terhadap Unsur juga perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan dengan cara meningkatkan pelayanan di berbagai bidang sesuai Tridharma Perguruan Tinggi," tambahnya.(nanang/sidik)