Unsur-Pemkab Cianjur FGD Akselerasi Peningkatan IPM

Unsur-Pemkab Cianjur FGD Akselerasi Peningkatan IPM

PASIR GEDE-Focus Group Discussions (FGD) tentang Akselerasi Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Cianjur yang diprakarsai oleh Lembaga 
(LPPM) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur di Auditorium Fakultas Hukum Unsur, Selasa (2/7).
Hadir Rektor Unsur Prof Dr Dwidja Priyatno, SH, MH, SpN, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cianjur H Herman Suherman, para Wakil Rektor, perwakilan Yayasan Pendidikan Suryakancana, para Dekan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. 
Dalam penyampaian materinya dari Yayasan Pendidikan Suryakancana Dr Saeful Millah mengatakan, konsep IPM lahir sebagai respon untuk menjawab adanya pergeseran paradigma dari  “production – centere ddevelopment” ke paradigma “people-centered development.
Konsep IPM digagas dan diperkenalkan mahbub ul-haq, dan pertama kali dicanangkan oleh United Nation Development Programme (UNDP) pada tahun 1990 , dan hasilnya secara berkala dipublikasikan setiap tahun  melalui Human Developmen Report –HDR.
IPM merupakan parameter  yang  digunakan  untuk mengukur keberhasilan  pembangunan sebuah negara-daerah. Konsep IPM menjelaskan bagaimana  pembangunan yang dilaksanakan  pemerintah bisa memenuhi  tiga pilihan paling penting  dan paling diinginkan (pilihan dasar dan universal) setiap penduduk dalam menjalani hidupnya.
Indikator keberhasilan (dari aspek pendidikan), dari proses, ada “kegelisahan bersama” dalam merespon ketertinggalan Cianjur dalam pembangunan manusia. Muncul. 
kesadaran, motivasi, semangat dan tanggung jawab semua pihak (pemerintah dan masyarakat) untuk bisa keluar  dari berbagai ketertinggalan itu.
“Ada upaya bersama dalam merumuskan emecahan masalahnya, ada aksi dan langkah  bersama  dalam penanganannya, dan diharapkan hasilnya angka drop out sekolah jenjang SD, SMP, SMA bisa dikendalikan, semua anak tidak bersekolah kembali ke bangku pendidikan,” ungkapnya.(*)