Unsur Miliki Pandanwangi Center

Unsur Miliki Pandanwangi Center

Asisten Daerah (Asda) II Pemerintah Kabupaten Cianjur, Ir. H. Yanto Hartono, MM dan Rektor Unsur Prof. Dr. H. Dwidja Priyatno, SH., MH., S.pN, didampingi Ketua LPPM Unsur, Dr. dr. Hj. Trini Handayani SH, MH saat peresmian Pandanwangi Center, Kamis (2/5).

PASIR GEDE-Untuk mengembangkan jenis padi Pandanwangi asli Kabupaten Cianjur, Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur bekerjasama dengan Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur (MP3C) meresmikan Pandanwangi Center.
Acara peresmian sekaligus Pelatihan Internal Control System (ICS) tersebut dihadri oleh para tokoh MP3C, pengamat Padi Pandanwangi dan para petani padi unggulan yang tersebar di Kabupaten Cianjur.  
Hadir Rektor Unsur Prof. Dr. H. Dwidja Priyatno, SH., MH., S.pN, Wakil Rektor I Dr Hj Iis Ristiani, WR 2 Hj Mia Amalia, MH, dan WR 3 Dr Anita Kamila, MH. Ketua LPPM, Dr. dr. Hj. Trini Handayani SH, MH, para dekan dan dosen Fakultas Sains Terapan (FASTER). 
Hadir pula Asisten Daerah (Asda) II Pemerintah Kabupaten Cianjur, Ir. H. Yanto Hartono, MM yang sekaligus meresmikan keberadaan Pandanwangi Center Unsur.
Hadir Ketua MP3C H Usman, Kelompok Petani Padi Pandanwangi dan Pandanputri H Ibrahim Naswari dan Kelompok Tani Pemerhati Pandanwangi Cianjur H Pepen.
Rektor Unsur Prof. Dr. H. Dwidja Priyatno, SH., MH., S.pN dalam sambutanya mengatakan, jika Unsur memiliki kepedulian dan fokus terhadap keberlangsungan padi dan beras Pandanwangi. 
"Dengan adanya Pandanwangi Center Unsur diharapkan ada peningkatan produksi Padi Pandanwangi dan perbaikan kualitas manajemen sertifikasi padi maupun beras yang luar biasa ini," kata Rektor hal yang sama juga disampaikan Ketua LPPM Unsur, Dr. dr. Hj. Trini Handayani SH, MH. 
Asisten Daerah (Asda) II Pemerintah Kabupaten Cianjur, Ir. H. Yanto Hartono, MM dalam sambutanya menyebutkan, yang membedakan dengan petani lainnya jika orang yang pencinta Padi Pandanwangi pasti nyantri. Sehingga mereka pasti mendukung apa yang dilakukan Unsur untuk membentuk Pandawangi Centre.
"Saya bangga di sini Cianjur dan Unsur peduli akan keberadaan padi Pandanwangi, dengan tujuan agar lebih baik kedepanya, majunya keberadaan padi Pandanwangi asli tidak bisa dibohongi dengan jenis padi jenis apapun," kata Yanto.
Menurutnya, perkembangan dan penelitian pada jenis padi Pandanwangi  diselaraskan dengan perbembangan ilmu pengetahuan (imtak) dan ilmu teknologi (iptek).
"Jadi ada rasa tenang dan ada keseimbangan, Insya Allah muslim menang. Keseimbangan dengan alam ini berada dalam kemenangan dan itu jangan dilepas. Bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa karena pandanwangi berada di Cianjur karena untuk keseimbangan dan kemajuan, jadi selamat atas berdirinya Pandanwang Centre ini," jelasnya.(**)