Pelatihan Financial Life Skills

Pelatihan Financial Life Skills

UNIVERSITAS Suryakancana (Unsur) Cianjur bekerjasama dengan United States Agency for International Development (USAID) melaksanakan Pelatihan Keterampilan Hidup Berbasis Keuangan (Financial Life Skills/FLS) Youthwin Through Economic Participant Project (Yep Project) hingga tahun 2020.
Chief of Party Rini Amidjono mengatakan, bahwa proyek pelatihan life skill bagi pemuda ini melalui program partisipasi ekonomi USAID atau USAID Yep Project yang didanai oleh USAID.
Adapun prakarsa disepakati antara Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi dengan USAID Indonesia.
"Program dan perjanjian ini merupakan kerjasama bilateral dengan Kemenristek Dikti. Proyek ini bertujuan untuk memperkuat Pemuda Prasejahtera dan Rentan (P&V), berusia 18-34 tahun, termasuk perempuan dan orang berkemampuan khusus (difabel) di Indonesia dengan keterampilan hidup berbasis keuangan," kata Rini.
Menurutnya ada ada tiga tujuan program ini meliputi pengembangan kurikulum sebagai suatu perpaduan yang inovatif antara pedagogi dan konten yang sesuai kebutuhan pasar kerja yang dapat menjembatani kesenjangan paling mendasar bagi kaum muda yang miskin dan rentan, mengembangkan jalur penyampaian pelatihan yang efektif di institusi pendidikan teknis dan kejuruan guna mempersiapkan kaum muda prasejahtera dan rentan agar dapat bekerja di jalur yang dipilih.
"Ketiga mengkondisikan agar para pemangku kepentingan dari lintas sektor juga turut mempromosikan kurikulum pelatihan FLS dan memperluas cakupan wilayah di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional," tambahnya.
Rektor Unsur Prof Dr Dwidja Priyatno menyebutkan kegiatan ini bisa membantu peningkatkan dan membentuk pada usahawan muda baru agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri.
"Kami sangat mengapresiasi kerjasama ini, tujuan kemitraan ini adalah unuk meningkatkan akses pemuda P&V terhadap pelatihan FLS di Cianjur. Untuk melengkapi pemuda P&V dengan keterampilan berbasis keuangan yang kemudian akan meningkatkan kemampuan kerja kaum muda di Kabupaten Cianjur," ujarnya.
Menurutnya, selama fase implementasi hingga 31 Agustus 2020 itu akan menghasilkan tiga hasil utama yaitu, kurikulum pelatihan financial life skills diadopsi, sebanyak 10.000 pemuda mengikuti pelatihan dan kepemilikan dan sinergi pemangku kepentingan di bidang pengembangan tenaga kerja meningkat.
"Penunjukan koordinator pelaksana tugas dan izin pelatih dalam program pelatihan FLS Unsur menunjuk Pusat Karir dan Fakultas Sains Terapan (Faster) untuk memberikan pelatihan dan mengimplementasikan rangkaian kegiatan pengembangan pelatih dan institusi mitra," tambahnya.(*)