UNSUR-UPI Survei Pemberian Mesin Insinerator

UNSUR-UPI Survei Pemberian Mesin Insinerator

PASIR GEDE-Menindaklanjuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Citarum Harum, tanggal 26 November sampai 5 Desember 2018 lalu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur serta Kemenristekdikti, melakukan survei atas rencana memberikan sebuah Insinerator (mesin pembakar sampah) ke Desa Cikidang Bayabang Kecamatan Mande, Kamis (17/1).
Pertemuan survei digelar di Aula Desa Cikidang Bayabang dan dilanjutkan meninjau lokasi yang akan dijadikan lokasi penyimpanan insinerator tersebut. Hadir dari pihak Unsur yang dipimpin oleh Wakil Rektor I Dr Hj Iis Ristiani, Wakil Rektor II Hj Mia Amalia, MH, Wakil Rektor III Dr Anita Kamila, Karo Akademik Dadang Yudih, MH, Karo Adminum Hesti Dwi Astuti, MH, Karo Humas Mumuh M Rozi, MH dan sejumlah staf.
Sedangkan tim survei dari UPI dipimpin Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) LPPM UPI Dra Katiah MPd dan sejumlah tim ahli mesin Insinerator. Hadir pula Camat Mande Dony Herdyana S.TP. M.AP, Danramil Mande Kapten Inf S Riyadi, Kades Cikidang Bayabang Zenal Arifin S.Ip, perwakilan BPD, LPM dan tokoh masyarakat setempat.
Kades Cikidang Bayabang Zenal Arifin S.Ip bersama jajaran LPM, BPD mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Perguruan Tinggi di Jawa Barat karena selama ini desanya suka dijadikan lokasi KKN, terutama program KKN Tematik Citarum Harum oleh UPI dan Unsur. 
“Jadi hal positif bagi desa kami, banyak sekali yang difasilitasi oleh UPI dan Unsur terutama dalam hal pengadaan sarana pariwisata danau Cirata yang bisa berpeluang jadi desa wisata, kehadiran mahasiswa KKN Alhamdulillah lokasi wisata bisa tertata. Masyarakat juga sangat antusias semakin bertambah, barokah bagi Cikidang Bayabang, apalagi akan ada rencana bantuan alat pengolah sampah, kami sangat berterima kasih seandainya lokasi kami bisa memenuhi syarat untuk dijadikan tempat Insinerator, kami sangat bergembira dengan adanya peluang akan diberikannya bantuan tersebut,” kata Zenal.
Camat Mande, Dony Herdyana S.TP. M.AP juga berterima kasih pada Unsur yang sudah melaksanakan KKN Tematik di wilayah desa yang ada di Kecamatan Mande. “Dengan adanya tempat KKN Tematik oleh Unsur dan UPI, kami juga sangat gembira hari ini mudah-mudahan Desa Cikidang Bayabang ini cocok untuk diberikan Insinerator, dengan adanya alat ini, sampah bukan lagi jadi masalah tapi jadi berkah,” ungkap Camat.
Wakil Rektor I Unsur Dr Hj Iis Ristiani dalam sambutanya meyebutkan, program KKN Cirata Harum yang dilakukan oleh Unsur ada di Sektor 12 aliran sungai Cirata, ada 200 mahasiswa yang disebar di 5 desa dan dua kecamatan. Adapun kelanjutan program tersebut dengan akan diserahkannya alat penghancur sampah Insinerator bantuan dari Kemenristekdikti yang disalurkan oleh UPI dan Unsur.  
“Kami menerima telepon dari UPI untuk survei lokasi, kami sengaja kegiatan awal ini untuk melihat apakah Desa Cikidang Bayabang memenuhi semua persyaratan tidak untuk menerima program hibah alat ini, mesin ini cukup mahal dan manfaatnya cukup besar, selanjutnya setelah diserahkan barang harus ada sistem siapa yang mengelola dan ada pendampingan untuk dimanfaatkan seoptimal mungkin, nanti setelah disurvei tidak lama lagi alatnya akan dikirim,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan KKN LPPM UPI Dra Katiah MPd mengungkapkan, survei ini untuk menetapkan apakah pemberian hibah alat Insinerator cocok tidak dengan lokasinya dan persyaratan lainnya. “UPI dan Unsur sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat lewat Kemenristekdikti untuk menyerahkan bantuan alat ini ke lokasi yang ada di kawasan program Citarum Harum terutama di Sektor 12,” jelasnya.(*)